| Lokasi eksploitasi pasir kuarsa dan batu silika yang luasya berkisar 30 Ha |
Lahan yang sedianya telah dibebaskan sejak januari 2011 dengan luasan 30 Ha akhirnya kini mulai dieksploitasi. Hal ini terbengkalai mengingat pembiayaan dan izin melintasi lahan masyarakat serta cuaca hujan berkepanjangan selama tahun lalu. Rencana awal, mulai Agustus hal ini diharapkan bisa dimulai. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain.
Luas lahan yang cukup lebar ini diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat sebagai tenaga pekerja, di sisi lain, banyaknya pasir dan bebatuan bisa dimanfaatkan untuk membantu pembangunan proyek-proyek yang sedang digalakkan di kota Bangko dan sekitarnya.
| Lokasi jalan yang diperlebar untuk akses jalan mobil, tadinya hanya jalan setapak dan becek |
Kesediaan dan kemurahan hati Pak Zainal Abidin sebagai kepala Desa Mensango dalam hal memberikan izin eksploitasi dan jalan pun dirasakan sangat membantu kelancaran program penambangan pasir dan batu ini. Di sisi lain, jalan yang ditembus ini berjarak +/- 2 Km. Kesemuanya adalah lahan milik Pak Kades.
Harapan dari CV.Ridho Hasanah sendiri, selain bisa membantu supply kebutuhan Pasir dan Batu di wilayah Merangin dan sekitarnya, diharapkan nantinya Perusahaan Semen Nasional sekelas Semen Padang, Indarung juga turut serta memanfaatkannya sebagai bahan baku pembuatan semen mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar